LAPORAN PRAKTIK
KABEL FIBER OPTIC
Disusun Oleh :
NAMA
: FIQI ARYA YUDHISTIRA
NIS
:
TEKNIK KOMPUTER JARINGAN (TKJ)
SMK NEGERI 3 BUDURAN (PERKAPALAN)
SIDOARJO
TAHUN 2023
ii
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI .............................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah ....................................................................................................... 1
1.3 Tujuan .......................................................................................................................... 1
BAB II LANDASAN TEORI .................................................................................................... 3
2.1 Fiber optic ................................................................................................................... 3
2.2 Connector SC .............................................................................................................. 5
BAB III PEMBAHASAN .......................................................................................................... 7
3.1 Meng-identifikasi jenis kabel Fiber optic.................................................................... 7
3.2 Alat dan Bahan Praktikum .......................................................................................... 8
3.3 Praktek pemasangan konektor SC ............................................................................... 9
3.4 Praktek penyambungan kabel fiber menggunakan mesin fusion splicer .................. 11
BAB IV PENUTUP ................................................................................................................. 14
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sejak penggunaan komersial pertama kabel serat optik pada tahun 1980-an, teknologi ini
telah mengalami perkembangan yang signifikan. Seiring dengan peningkatan kecepatan
dan kapasitas data yang dibutuhkan oleh aplikasi modern, serat optik terus diadopsi sebagai
infrastruktur komunikasi yang utama.
Kabel serat optik terdiri dari serat optik yang sangat tipis, diperbuat dari kaca atau plastik
khusus yang memiliki kemampuan memantulkan dan mentransmisikan cahaya dengan
sangat efisien. Serat optik ini membawa sinyal cahaya dalam bentuk pulsa-pulsa yang
mewakili data digital.
Keunggulan utama serat optik adalah kemampuannya untuk mentransmisikan data dengan
kecepatan tinggi. Serat optik memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan
dengan kabel tembaga tradisional dan dapat mengirimkan data dalam jumlah besar dalam
waktu yang sangat singkat. Selain itu, serat optik memiliki kerugian transmisi yang rendah,
artinya sinyal cahaya dapat ditransmisikan dalam jarak yang lebih jauh tanpa mengalami
penurunan sinyal yang signifikan.
Kabel serat optik juga memiliki keunggulan keamanan dan kehandalan. Karena sinyal yang
ditransmisikan dalam bentuk cahaya, serat optik tidak mudah terpengaruh oleh interferensi
elektromagnetik atau gangguan lingkungan lainnya. Ini membuatnya lebih tahan terhadap
gangguan dan menghasilkan koneksi yang lebih stabil.
Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan serat optik telah meluas ke berbagai sektor,
termasuk telekomunikasi, internet, penyiaran, jaringan komputer, dan industri.
Kemampuan serat optik untuk mengatasi kebutuhan komunikasi yang semakin meningkat
telah membuatnya menjadi infrastruktur yang penting dalam menghubungkan dan
mentransmisikan data di seluruh dunia.
1.2 Rumusan Masalah
Apa itu fiber optic dan bagaimana cara kerja-nya?
Apa kelebihan dan kekurangan dari kabel fiber optic?
Bagaimana cara mengidentifikasi kabel fiber optic?
Bagaimana cara menyambung kabel fiber optic?
Bagaimana cara memasang konektor pada kabel fiber optic?
1.3 Tujuan
Pembuatan laporan mengenai kabel serat optik memiliki beberapa tujuan utama. Pertama,
tujuannya adalah untuk menyajikan informasi yang mendalam tentang kabel serat optik.
2
Laporan ini akan menjelaskan prinsip kerja kabel serat optik, jenis-jenis serat optik yang
ada, serta teknologi terkini yang terkait dengan serat optik. Hal ini akan memberikan
pemahaman yang lebih baik tentang teknologi tersebut kepada pembaca, baik mereka yang
memiliki latar belakang teknis maupun non-teknis.
Selain tujuan-tujuan sebelumnya, laporan mengenai kabel serat optik juga bertujuan untuk
memberikan pemahaman tentang cara memasang konektor dan menyambung kabel serat
optik. Laporan ini akan menjelaskan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan
proses instalasi dan penghubungan serat optik dengan tepat. Selain itu, laporan ini juga
akan memberikan instruksi langkah demi langkah tentang cara memasang konektor pada
ujung serat optik yang terputus atau memotong serat optik baru. Proses-proses seperti
pengupasan pelindung serat, membersihkan serat, dan memasukkan serat ke dalam
konektor akan dijelaskan dengan jelas dan disertai dengan ilustrasi atau gambar yang
membantu.
3
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Fiber optic
A. Pengertian
Fiber optic, atau serat optik, merujuk pada teknologi yang menggunakan serat tipis yang
terbuat dari kaca atau plastik khusus untuk mentransmisikan sinyal cahaya. Dalam konteks
komunikasi, serat optik digunakan sebagai media untuk mentransmisikan data dalam
bentuk sinyal cahaya yang mewakili informasi digital. Serat optik terdiri dari inti serat yang
sangat tipis yang terbuat dari bahan transparan yang memiliki indeks refraksi yang tinggi,
dikelilingi oleh lapisan pelindung yang disebut "cladding" yang memiliki indeks refraksi
yang lebih rendah. Prinsip kerjanya didasarkan pada pantulan total dalam serat optik, di
mana cahaya yang memasuki inti serat dengan sudut yang cukup kecil akan terperangkap
di dalamnya dan terus bergerak sepanjang serat dengan minimal kerugian sinyal.
Keunggulan utama dari serat optik adalah kemampuannya untuk mentransmisikan data
dengan kecepatan tinggi. Serat optik memiliki kapasitas yang jauh lebih besar
dibandingkan dengan kabel tembaga tradisional dan dapat mengirimkan data dalam jumlah
besar dalam waktu yang sangat singkat. Selain itu, serat optik memiliki kerugian transmisi
yang rendah, artinya sinyal cahaya dapat ditransmisikan dalam jarak yang lebih jauh tanpa
mengalami penurunan sinyal yang signifikan. Penerapan serat optik meluas dalam berbagai
industri dan aplikasi, termasuk telekomunikasi, internet, penyiaran, jaringan komputer,
industri, dan militer. Dalam beberapa dekade terakhir, serat optik telah menjadi tulang
punggung komunikasi modern dan memainkan peran penting dalam menghubungkan dan
mentransmisikan data di seluruh dunia.
B. Fungsi
Berikut adalah fungsi dari kabel fiber optic, yaitu :
Pengiriman Data Cepat dan Kapasitas Tinggi.
Komunikasi Jarak Jauh.
Tahan Terhadap Gangguan Elektromagnetik.
Aplikasi Industri.
C. Cara Kerja
Cara kerja kabel serat optik melibatkan prinsip dasar pantulan total dalam serat optik
untuk mentransmisikan sinyal cahaya. Pada langkah pertama, sumber cahaya seperti
laser atau dioda LED menghasilkan sinar cahaya yang akan menjadi sinyal yang akan
ditransmisikan. Selanjutnya, sinar cahaya ini dimodulasi untuk mengkodekan informasi
4
yang akan ditransmisikan, misalnya data digital. Kemudian, sinar cahaya masuk ke inti
serat optik yang sangat tipis dan memiliki indeks refraksi yang tinggi. Inti serat optik
dikelilingi oleh lapisan cladding yang memiliki indeks refraksi yang lebih rendah.
Prinsip pantulan total internal terjadi di antarmuka antara inti dan cladding, di mana
sinar cahaya terperangkap di dalam inti dan terus bergerak sepanjang serat dengan
minimal kerugian sinyal. Pada ujung penerima, sinyal cahaya yang diterima diubah
kembali menjadi sinyal elektronik melalui proses deteksi fotodioda atau fotodetektor.
Sinyal elektronik ini kemudian dapat diinterpretasikan sebagai data yang dapat diproses
dan digunakan oleh perangkat pengguna, seperti komputer atau telepon. Dengan cara
kerja yang mengandalkan pantulan total dalam serat optik, kabel serat optik mampu
mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi, kapasitas besar, keamanan yang tinggi,
dan minim gangguan elektromagnetik. Hal ini menjadikan serat optik sebagai salah satu
teknologi yang paling efisien dan andal dalam mentransmisikan informasi dalam
jaringan komunikasi modern.
5
2.2 Connector SC
A. Pengertian
Konektor SC adalah salah satu jenis konektor yang digunakan dalam sistem serat optik
untuk menghubungkan dan menyambungkan serat optik. Singkatan "SC" sendiri
merujuk pada "Subscriber Connector" atau "Standard Connector". Konektor SC
memiliki bentuk fisik yang mirip dengan konektor ST (Straight Tip), tetapi lebih kecil
ukurannya. Konektor SC menggunakan mekanisme penguncian push-pull, di mana
konektor dapat dipasang atau dilepas dengan mudah dengan mendorong atau
menariknya. Mekanisme ini memudahkan dalam instalasi dan pemeliharaan koneksi
serat optik. Konektor SC memiliki ferrule keramik yang presisi di dalamnya, yang
berfungsi untuk mengatur dan mengarahkan serat optik secara akurat. Ferrule ini
memiliki diameter 2,5 mm untuk konektor SC standar dan 1,25 mm untuk konektor
SC/PC (Physical Contact). Konektor SC/PC menggunakan sambungan fisik yang
langsung antara dua serat optik, yang menghasilkan hilangnya daya yang lebih rendah.
B. Fungsi
Konektor SC memiliki beberapa fungsi utama dalam sistem serat optik, yaitu:
Menghubungkan Serat Optik: Konektor SC digunakan untuk menyambungkan dua
ujung serat optik secara presisi. Dengan menggunakan konektor SC.
Menyediakan Koneksi yang Handal: Konektor SC dirancang untuk memberikan
koneksi yang handal dan presisi antara serat optik.
Memungkinkan Pemasangan dan Pemeliharaan yang Mudah: Konektor SC
menggunakan mekanisme penguncian push-pull yang memudahkan pemasangan
dan pemeliharaan.
Kompatibilitas yang Luas: Konektor SC bersifat standar dan umum digunakan
dalam industri serat optic.
Kecepatan Tinggi dan Kapasitas Tinggi: Konektor SC mendukung transmisi data
dengan kecepatan tinggi dan kapasitas tinggi yang khas dari serat optik. Dengan
konektor SC yang baik.
6
C. Cara Kerja
Konektor SC adalah jenis konektor yang digunakan dalam sistem serat optik untuk
menyambungkan dua ujung serat optik dengan presisi. Konektor ini dirancang dengan
mekanisme penguncian push-pull yang memudahkan pemasangan dan pemeliharaan.
Untuk menghubungkan serat optik, langkah pertama adalah mempersiapkan kedua
ujung serat dengan membersihkannya dan memotongnya dengan alat pemotong serat
optik. Setelah itu, ferrule keramik yang presisi ditempatkan di dalam konektor SC.
Kemudian, ujung serat optik dimasukkan ke dalam konektor dengan hati-hati,
memastikan bahwa serat masuk dengan benar ke dalam ferrule. Setelah serat
ditempatkan, mekanisme penguncian push-pull digunakan untuk mengunci konektor
dengan aman. Langkah terakhir adalah melakukan pengujian dan verifikasi koneksi
serat optik menggunakan alat pengujian serat optik, seperti power meter atau sumber
cahaya, untuk memastikan kualitas transmisi yang baik. Dengan cara kerja ini, konektor
SC dapat memberikan koneksi serat optik yang handal, presisi, dan cepat dalam sistem
komunikasi serat optik.
7
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Meng-identifikasi jenis kabel Fiber optic
a. Langkah kerja
1. Baca dan lihat tulisan yang berada pada jacket kabel fiber.
2. Cari dan identifikasi kabel.
3. Pada tulisan yang ada diluar jacket kabel fiber akan tercantum beberapa informasi
seperti :
a) Nama pabrik pembuat
b) Tahun pembuatan
c) Tipe serat optic :
SM : Single Mode
GI : Graded Indeks
SI : Step Indeks
d) Pemakaian kabel optic :
D = Duct
A= Aerial
B= Buried
S= Submarine
I= Indoor
e) Jenis kabel Optik :
LT = Lose Tube
SC = Slotted Core
Tb = Tight buffered
f) Struktur penguat:
SS : Solid Steel Core
WS : Stranded Wire Steel
GRP : Glass Reinforced Plastic.
8
3.2 Alat dan Bahan Praktikum
a. Alat praktik :
Stripper
Clever
Optical Power Mater
Jaket Remover
Fusion Splicer
Protect sleeve
b. Bahan Praktik :
Drop Kabel Optik
Tisu
Alkohol
Fast connector tipe SC
9
3.3 Praktek pemasangan konektor SC
a. Langkah Kerja
1. Siapkan Alat dan bahan.
2. Masukkan tutup konektor (cap) ke kabel.
3. Kupas kulit kabel dengan jacket stripper secukup nya.
4. Kupas cladding menggunakan fiber stripper.
5. Bersihkan core menggunakan tisu.
10
6. Potong core dengan fiber cleaver secukupnya.
7. Masukkan core fiber secara perlahan kedalam konektor.
8. kunci core fiber dengan pengunci yang sudah disediakan.
9. Lalu setelah itu pasang penutup.
10. Dan Fast Connector siap di coba dengan Optical Power Fiber.
b. Pengujian
1. Masukkan 1 ujung ke laser atau VFL. (Visual Fault Locator)
2. Masukkan ujung Lainya ke OPM (Optical Power Meter)
Pada OPM terbaca -04.81 dbm, termasuk bagus.
11
3.4 Praktek penyambungan kabel fiber menggunakan mesin fusion splicer
A. Langkah Kerja
1. Siapkan Alat dan bahan.
2. Masukkan protect sleve menyelimuti kabel.
3. Kupas jacket secukupnya, lakukan juga pada kabel satunya.
4. Kupas cladding menggunakan stripper, lakukan juga pada core satunya.
5. Bersihkan core menggunakan tisu, lakukan juga pada core satunya.
12
6. Potong core menggunakan cleaver, lakukan juga pada core satunya.
7. Masukkan 1 ujung core ke mesin splicer.
8. Masukkan ujung core lainnya ke mesin splicer.
9. Tutup mesin splicer, lalu tekan tombol untuk memulai.
10. Tunggu beberapa detik.
13
11. Bila sudah muncul tulisan “arc selesai maka proses splicing berhasil.
12. Arahkan protect sleeve ditengah menutupi titik splicing.
13. Masukkan ke heater. Lalu tunggu beberapa detik.
14. Setelah itu kabel fiber siap di uji.
a. Pengujian
3. Masukkan 1 ujung ke laser atau VFL. (Visual Fault Locator)
4. Masukkan ujung Lainya ke OPM (Optical Power Meter)
Pada OPM terbaca -04.81 dbm, termasuk bagus.
14
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari Laporan tutorial ini memiliki tujuan utama untuk memberikan panduan
praktis kepada pembaca tentang cara menyambung kabel serat optik dan memasang
konektor FastConnect. Melalui tutorial ini, pembaca akan diberikan instruksi yang jelas
dan terperinci mengenai langkah-langkah yang harus diikuti dalam proses tersebut. Tujuan
lainnya adalah untuk meningkatkan pemahaman teknis pembaca tentang kabel serat optik
dan konektor FastConnect. Dengan pemahaman yang lebih baik, pembaca dapat menguasai
keterampilan yang diperlukan dan mengaplikasikannya dalam situasi yang relevan. Selain
itu, laporan ini juga bertujuan untuk memperbaiki kualitas koneksi serat optik. Dengan
mengikuti panduan yang diberikan, pembaca dapat melakukan instalasi dengan benar dan
mengurangi risiko gangguan atau kehilangan sinyal akibat kesalahan pemasangan. Terakhir,
laporan tutorial ini juga memberikan manfaat dalam hal penghematan biaya dan waktu.
Dengan kemampuan untuk melakukan instalasi sendiri, pembaca dapat menghemat biaya
yang mungkin dikeluarkan untuk memanggil teknisi dan menghemat waktu yang
diperlukan untuk menunggu jadwal pemasangan.